Sabtu, 02 Juni 2012

Giliran Holyfield Terancam Penjara

ATLANTA, Kompas.com - Mantan juara dunia tinju Evander Holyfield terancam hukuman penjara karena tidak bida memenuhi kewajiban dalam hal uang tunjangan anak.

Holyfield disebut memiliki tunggakan sebesar 372.097.40 dolar AS karena sejak April 2010 tidak membayar tunjangan buat anaknya, Emani yang telah berusia 18 tahun.

Berdasar data pada 2009 lalu,  Holyfield yang memeiliki setidaknya 11 anak, memiliki kewajiban membayar tunjangan anak sebesar 500 ribu dolar AS per tahun.

Evander Holyfield merupakan petinju yang mendominasi ring tinju pada 1980 hingga 1990-an. Ia menjadi juara dunia kelas berat ringan sebelum naik kelas dan menjadi juara dunia kelas berat dengan mengalahkan James Buster Douglas pada 1990.

Holyfield pernah menghadapi nama-nama besar seperti George Forerman, namun pertarungannya ynag paling legendaris adalah saat menghadapi mantan juara dunia Mike Tyson pada 1997. Dalam pertarungan tersebut, Tyson yang merasa frustrasi menggigit telinga kanan Holyfield hingga putus.

Pada masa jayanya, Holyfield pernah mendapat bayaran hingga 34 juta dolar AS. Ia pernah memiliki rumah besar di Fairburn  dengan 109 ruangan lengkap dengan 17 kamar mandi dan ruang bermain boling.

Namun belakangan Holyfield terjerat masalah keuangan.  Di usia hampir setengah abad, ia masih belum mengumumkan pengunduran dirinya. Terakhir kali Holy bertarung menghadapi petinju Denmark, Brian Nielsen di Kopenhagen, 7 Mei 2011.

Seorang jurubicara Holyfield menolak berkomentar tentang kasus tunjangan anak ini dan hanya mengatakan kliennya memiliki hubungan baik dengan puterinya.
Pakan ini, juara dunia Floyd Mayweather Jr harus menjalani hukuman penjara selama 87 hari karena terbukti melakukan tindak kekerasan terhadap ibu dari anak-anaknya.

0 komentar:

Posting Komentar